YUK MOVE ON DARI PERASAAN DIBANDINGKAN! – KOK AKU TERUS DIBANDINGIN SIH? (PART 4)

Please log in or register to like posts.
News

Shalom gais…

Hari ini, Superyouth masih bakalan bahas tuntas tentang “KOK AKU TERUS DIBANDINGIN SIH?” Are you still excited, gais?

Kali ini, kita bakal bahas tentang apa yang harus dilakukan setelah kita memutuskan untuk lepas dari perasaan “dibandingkan”. Gimana ya tipsnya?

YUK MOVE ON DARI PERASAAN DIBANDINGKAN!

Ada 3 hal yang harus kita lakukan setelah kita mau memutuskan untuk lepas dari perasaan “dibandingkan”

#1 NGOBROL SAMA MAMA PAPA

Ketika kamu ingin keluar dari perasaan “gak pengen dibandingin”, ini adalah langkah pertama, dan terpenting yang harus dilakukan. Kenapa? Karena keterbukaan adalah awal dari pemulihan. Jadi, mulai belajar terbuka aja dengan mama papa kita.

#2 KATAKAN APA YANG KITA MAU

Nah, jangan lupa, sampaikan juga apa sih yang kamu pengen dari mama papa. Perasaan kamu, keinginan kamu, sampaikan dengan jelas. Supaya, mama papa ngerti apa yang kamu rasain. Percaya deh, mereka membandingkan kamu karena mereka sayang, hanya saja mereka tidak paham cara yang tepat untuk membuat kita jadi lebih baik.

Jadi, sampaikan saja apa yang kamu inginkan untuk membuat kamu lebih baik.

#3 MULAI BELAJAR TERIMA DIRI KITA

Setelah kamu bereskan dengan mama papa, problem selanjutnya adalah menaikkan kepercayaan diri kamu. Untuk yang satu ini, gaada cara lain selain belajar menerima diri kita. Gimana caranya? Mulai lihat apa yang jadi kelebihan dan kekurangan kita, dan belajar bersyukur dengan itu semua.

Jangan lupa, ada satu lagi hal penting. Ingat, ini butuh waktu. Jadi, jika tiba-tiba kamu gagal, dan muncul perasaan “gak layak” itu, jangan terburu-buru untuk merasa bahwa kita gak bisa berubah. Belajar bersyukur dan melihat hal baik dalam diri kita.

Oh iya, satu hal penting lagi, pastikan kamu gak sendiri. Kamu butuh komunitas, kakak rohani, teman rohani, yang selalu ada untuk menguatkan kamu.

Lalu, untuk para pelayan generasi muda, apa sih yang bisa kita lakukan untuk bisa menjadi teman, kakak, dan partner serta melayani mereka?

Tenang… Kita akan bahas semuanya di minggu ini. So, stay tune terus ya..

 

Punya beban berat dan butuh teman untuk bercerita?

Klik langsung untuk curhat via Whatsapp: https://bit.ly/curhatsuperyouth

Whatsapp: +6282215002424

Telepon: 1500 224

Line: @Superyouth.ID

LIVE CHAT: https://www.superyouth.id

Reactions

0
1
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *