Sexy Killers! Belajar Jadi Penonton Cerdas. Petik Hikmahnya, Bukan Golput!

Please log in or register to like posts.
News
Kalau membaca judulnya, film ini rasanya seakan-akan menggambarkan sebuah film dewasa, ya? Padahal, film yang sedang banyak dibicarakan ini sama sekali tidak menceritakan tentang hal-hal dewasa apalagi konten pornografi.
Sexy Killers adalah film dokumenter yang menceritakan dampak buruk yang ditimbulkan oleh perusahan tambang batu bara dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada masyarakat dan lingkungan. Lalu kenapa film ini menjadi perdebatan? Karena film karya Watchdoc ini bahkan mengungkapkan secara gamblang nama-nama pejabat yang terlibat di dalamnya.
Sebenarnya, film ini sudah tayang sejak tanggal 05 April 2019 dan akan berakhir pada tanggal 13 April 2019. Namun, sayangnya sampai pada masa tenang ini film tersebut masih bisa diakses dan menimbulkan sebuah kegalauan pada masyarakat untuk memilih golput. Kok bisa? Karena dalam film berdurasi satu jam dua puluh delapan menit ini juga membawa serta nama kedua calon presiden yang akan berlaga pada tanggal 17 April 2019.
Nama-nama dan kejadian yang merugikan ini nyatanya diungkapkan oleh beberapa warga di Kalimantan Timur yang merasa menjadi korban. Masyarakat bercerita tentang kesulitan mereka mendapatkan air bersih akibat penambangan dan pembangunan PLTU. Selain itu, penambangan juga sampai mengakibatkan kematian anak karena jatuh ke dalam lubang bekas penambangan tersebut.
Membantah jika film ini tercipta untuk menggiring masyarakat menjadi golput, Produser film Sexy Killer, Didit Haryo Wicaksono, pun mengungkapkan pendapatnya. Dikutip dari Suara.com, Haryo mengatakan bahwa tidak benar kalau film ini ditujukan untuk mengajak publik melakukan golput.”Jadi kalau respons semacam, film ini mendorong untuk golput. Nggak benar sama sekali. Di film ini sama sekali kita tidak mengajak publik untuk tidak memilih, tapi kita mengajak publik untuk lebih cerdas dalam memilih. Keputusan tetap ada di tangan masyarakat,” kata Haryo kepada Suara.com, Senin (15/04/2019).
Jadi, jangan sampai golput. Pilih pemimpin dengan cerdas dan gunakan hak pilihmu dengan bijaksana!
(ERN)
Cover: geotimes.co.id

Reactions

3
0
0
0
0
1
Already reacted for this post.

Reactions

3
1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *