Image and video hosting by TinyPic

Sering Dicuekin? Ini 9 Alasan Mengapa Orang Lain Nggak Mendengarkanmu

Please log in or register to like posts.
News
Pernah nggak sih kalian mengalami yang namanya dikacangin alias dicuekin saat sedang bicara? Terkadang, hal ini terjadi karena konten yang dibicarakan, melainkan bagaimana cara kamu menyampaikannya. daripada terus-terusan dicuekin, pelajari dulu 9 alasan yang mungkin menyebabkan pendapatmu nggak didengar orang lain.
Kamu nggak mendengarkan mereka
Pada dasarnya, yang namanya berdialog itu melibatkan dua orang atau lebih. Jika kamu mau didengarkan, kamu juga harus mendengarkan lawan bicaramu. Nggak ada orang yang nyaman dengan seseorang yang hanya peduli dengan pendapatnya sendiri. Selain itu, konteks pembicaraan akan semakin menyenangkan jika kamu berusaha relate dengan apa yang mereka bicarakan. Pastikan cara komunikasimu melibatkan talking and listening, ya!
Nggak yakin dengan apa yang ingin disampaikan
Jangan khawatir untuk mengutarakan apa yang ingin kamu sampaikan. Kekhawatiran itu dapat membuatmu terkesan nggak yakin dengan ucapan yang ingin kamu sampaikan. Hal ini membuat seolah-olah kamu terjebak dalam obrolan ini dan membuatmu seperti nggak mengerti dengan apa yang kamu ucapkan. Lain kali, pastikan kamu memiliki alasan yang jelas saat berbicara.
Cara bicaramu mungkin terlalu malu-malu
Ada kemungkinan lain, alasan kamu nggak didengar mungkin karena gaya bicaramu terlalu lembut atau malu-malu saat berucap. Cara bicara ini bisa dilatih, kok. Jika kamu benar-benar memaknai apa yang kamu katakan, orang lain pun akan penasaran dengan apa yang kamu katakan dan tentunya akan mereka dengarkan.
Bicaramu nggak jelas
Jika cara bicaramu bertele-tele dan membingungkan, orang lain pun akan segan untuk mendengarkannya. Mereka akan sulit untuk memahami apa poin dari yang kamu bicarakan.
Mengulang-ulang hal yang sama
Kamu juga cenderung nggak didengarkan jika kamu mengucapkan hal-hal yang terkesan klise dan berulang-ulang. Orang yang kamu ajak bicara pun akan bosan mendengarkannya. Carilah topik berbeda namun tetap menarik jika kalian perbincangkan.
Mereka sedang tidak mood ngobrol
Ada faktor eksternal yang patut dipertimbangkan juga. Bukan bermaksud menyalahkan orang lain, tapi bisa jadi lawan bicaramu sedang nggak memiliki mood yang baik untuk membicarakan sesuatu. Cobalah menangkap bahasa tubuh mereka dan segera akhiri percakapan kalian jika dirasa bukan waktu yang tepat
Caramu memulai percakapan
Bagaimana caramu memulai percakapan adalah salah satu poin penting agar orang lain memperhatikan apa yang kamu bicarakan. Jika kamu memulainya dengan kalimat negatif, beberapa orang mungkin saja nggak suka dan memilih untuk mengacuhkan percakapanmu dengannya. Sama halnya saat lawan bicaramu sedang dalam kondisi bad mood, jika kamu memulainya dengan kesan yang terlalu ceria dan insensitif, mungkin saja itu nggak sesuai dengan situasinya saat itu. Berusahalah untuk terus berempati terhadap lawan bicaramu dan terus menyesuaikan diri.
Terlalu sering menginterupsi omongan mereka
Saat kamu memotong pembicaraan orang lain, nggak menutup kemungkinan jika mereka merasa pendapatnya nggak dihargai dan nggak menarik. Apalagi jika kamu sering melakukan hal ini, mereka pun jadi ogah mendengarkan kamu. Ingat, percakapan yang baik itu berjalan dua arah dan saling menghargai satu sama lain.
Menjadikan segala pembicaraan menjadi gosip
Jika lawan bicaramu adalah seseorang yang belum sepenuhnya kenal atau nyaman berkomunikasi denganmu, hindari percakapan dengan menggosipkan orang lain. Selain nggak sopan, kamu akan dilabeli sebagai tukang gosip dan tentunya orang yang harus dihindari.
Sudah paham mengapa kamu nggak didengarkan saat berdialog dengan orang lain? Semoga 9 poin di atas bisa menjadi pembelajaran untukmu kedepannya, ya. Selamat memperbaiki diri!
(YS)
Cover: Youtube
Image and video hosting by TinyPic

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *