Nggak Cuma Cewek, Ini 7 Fakta Penting Mengenai Eating Disorder pada Cowok

Please log in or register to like posts.
News
Eating disorder atau gangguan makan adalah kelainan perilaku makan yang biasanya disebabkan oleh faktor emosional dan sosial. Gangguan ini sering kali sulit dideteksi oleh orang lain karena bisa terjadi pada siapapun, tidak peduli ia gemuk ataupun kurus.
Namun, masyarakat sering menganggap eating disorder ini hanya terjadi pada perempuan. Pada 2017 lalu, penyanyi Zayn Malik secara blak-blakkan menyatakan ia mengidap penyakit yang satu ini. Mantan personel One Direction ini dihantui anorexia nervosa, dimana bukan berat badan yang menjadi fokus, melainkan kebutuhan emosional. Zayn Malik satu dari jutaan laki-laki yang mengalami gangguan ini. Simak beberapa fakta berikut di bawah ini.
Satu dari sepuluh laki-laki mengalami eating disorder
Menurut National Institute of Health’s MedlinePlus, setidaknya satu dari sepuluh laki-laki mengalami eating disorder. Survei yang dilakukan pada 2019 ini menunjukan, kurang lebih 10 juta laki-laki di Amerika Serikat mengalaminya. Jumlahnya dapat dikatakan sangat besar mengingat angka tersebut hanya berasal dari satu negara.
Eating disorder sering disalahartikan untuk mendapatkan tubuh yang atletis
Umumnya, laki-laki dengan eating disorder pada umunya menginginkan tubuh yang lebih bugar dan berotot. Standar ‘keindahan’ tubuh dalam masyarakatlah yang cenderung mempengaruhi pola hidup menyimpang ini. Perempuan harus putih dan langsing untuk terlihat cantik, sedangkan laki-laki harus terlihat tinggi dan berotot untuk dicap maskulin.
Jumlah laki-laki yang mengidap eating disorder semakin meningkat
Pada tahun 1998 hingga 2008, jumlah penderita eating disorder memang didominasi oleh perempuan, yakni dua kali lipat dari jumlah laki-laki. Namun dari penelitian pada 2008 hingga 2018 menunjukan, tren purging atau memuntahkan makanan yang baru dikonsumsinya dan diet ekstrim lainnya tumbuh lebih pesat di kalangan laki-laki.
Eating disorder dilabeli sebagai gangguan psikologis feminin
Eating disorder sering dikaitkan dengan sifat feminin perempuan. Hal ini tentu nggak benar dan nggak berdasar. Buktinya saat ditemukan pertama kali pada 1960, anoreksia dialami oleh seluruh kalangan, laki-laki dan perempuan. Lebih lanjut, beberapa masyarakat juga cenderung melabeli laki-laki yang mengalami eating disorder sebagai banci alias gay. Padahal semaskulin apapun seorang laki-laki, mereka memiliki risiko sama terhadap anorexia, bulimia, binge eating, dan gangguan makan lainnya.
Laki-laki pengidap eating disorder cenderung takut mencari bantuan
Ada hambatan yang menyebabkan laki-laki nggak terbuka tentang masalah pola makannya, yakni kurangnya perhatian dari orang-orang terdekat, termasuk orang tua, guru, dan dokter. Hal ini bisa terjadi karena laki-laki dengan eating disorder cenderung ingin meningkatkan massa otot ketimbang menjadi kurus. Sayangnya, masyarakat nggak menganggap itu bukanlah hal yang meresahkan, berbeda saat perempuan yang mengalaminya.
Tidak semua laki-laki dengan eating disorder terobsesi dengan bentuk tubuhnya
Beberapa laki-laki mengidap eating disorder bukan karena tidak menerima bentuk tubuhnya saat ini. Gangguan ini bisa terjadi karena faktor lain seperti kecemasan, depresi atau tuntutan profesi. Seperti eating disorder yang dialami Zayn Malik. Pria keturunan Pakistan-Irlandia ini merasa seluruh aspek kehidupannya terkekang dengan jadwal One Direction yang terlalu padat. Akibatnya, nafsu makannya secara perlahan berkurang dan akhirnya ia mengidap anorexia.
Untungnya saat ini sudah banyak orang yang menyadari, eating disorder juga bisa dialami laki-laki. Beberapa negara sudah berbenah dan meningkatkan kualitas dalam mengangani masalah ini. Demi terbebas dari rasa cemas yang menghantui, jangan ragu untuk membicarakan masalah ini pada orang yang kamu percaya, termasuk gunakan layanan curhat Superyouth. Semangat!
(YS/ERN)
Cover: rarolae.com

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *