“Kurang Piknik” Bisa Membuat Kamu Umur Pendek! Ini Kata Peneliti Tentang Dampak Liburan Pada Kesehatanmu

Please log in or register to like posts.
News
Kayaknya, semua orang pada umumnya pasti suka dengan liburan. Soalnya hali ini bikin lupa dengan yang namanya, tugas, kerjaan, dan segala kesibukan yang melelahkan dan membuat stres.
Namun ternyata, liburan punya dampak yang lebih besar dari itu semua, lho. Liburan ternyata bisa membuat kita berumur lebih panjang. Hal ini disampaikan dalam sebuah studi yang sudah dilakukan selama 40 tahun, diterbitkan di Journal of Nutrion Health & Aging, University of Helsinki, Finlandia.
Dengan merekrut lebih dari 1.200 pengusaha di usia 40 hingga 55 tahun sebagai sampel, penelitian ini dibagi secara acak dalam dua kelompok, yakni kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Dalam kelompok intervensi, peneliti menyarankan para pria setiap empat bulan selama lima tahun untuk berolahraga, makan makanan sehat, dan mempertahankan berat badan serta berhenti merokok. Beberapa peserta dalam kelompok tersebut juga diberikan obat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar lipid. Sedangkan laki-laki dalam kelompok kontrol tidak diberi saran kesehatan tapi diberikan perawatan kesehatan seperti biasa.
Setelah mempelajari data dasar mengenai pekerjaan, pola tidur dan jumlah waktu liburan mereka, para peneliti mencatat satu informasi penting yang dapat menjelaskan temuan ini. Peserta dalam kelompok intervensi memiliki potensi kematian 37 persen lebih tinggi dari kelompok kontrol jika ia ambil libur kurang dari tiga minggu selama setahun.
“Dalam penelitian ini, pria dengan liburan lebih pendek bekerja lebih banyak dan tidur lebih sedikit daripada mereka yang mengambil liburan lebih lama,” ujar Professor Timo Strandberg. “Jangan berpikir memiliki gaya hidup yang sehat akan seimbang dengan bekerja keras dan tidak mengambil liburan. Liburan bisa menjadi cara yang baik untuk menghilangkan stres.”
Sementara itu, persentase kematian dalam kelompok kontrol nggak berubah seberapa lama pun jumlah liburan yang mereka ambil dalam setahun.
Sebenarnya penelitian ini hanya ingin mengatakan, kesehatan mental seperti aktivitas yang mengurangi stres juga sangat penting agar memiliki jangka hidup yang lebih lama. Intinya, jangan kelamaan mendekam dalam kamar dan pergilah berlibur selagi kamu masih bisa. Jangan lupa, jaga kesehatan dengan gaya dan pola makan yang sehat juga, ya!
(YS)
Cover: thomascook.com

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *