Kontes Adu Tampar Profesional, Cabang Olahraga Ter-absurb yang Pernah Ada

Please log in or register to like posts.
News
Bayangkan di sebuah panggung besar, hanya ada satu meja yang disoroti lampu tembak dari atas dan 2 pria. Yang satu bertubuh kekar, satunya lebih ramping, namun tetap berotot. Sambil meregangkan otot masing-masing, mata mereka mengunci satu sama lain, menatap tajam. Orang ketiga pun muncul, menghampiri dan berdiri di antara kedua pria tersebut, datang sebagai wasit. Lantas, ia menepuk bahu keduanya. “Saatnya beraksi,” begitu kata wasit singkat. Nggak berapa lama, bak sebongkah kayu, tangan dari pria kekar berayun ke pipi sang pria mungil. Kemudian tamparan itu dibalas dengan tertib dan sopan. Buktinya, mereka saling tampar secara bergantian dengan sekuat tenaga sampai salah satu dari mereka terkapar.
Inilah reka adagan sebuah pertandingan “Male Slapping Championship” atau kontes adu tampar profesional khusus pria. Yep, ini beneran ada dan terjadi di Rusia, tepatnya di Krasnoyarsk, kota kawasan Siberia.
Kejuaraan menempeleng se-Siberia ini merupakan satu dari sebagian rangkaian “Siberian Power Show”-yang juga mempertandingkan binaraga, angkat beban, battle dance, hingga lomba makan pangsit. Gilanya, kejuaraan adu tempeleng ini merupakan olahraga yang digemari oleh Rusia sejak lama. Tahun lalu, kejuaraan ini diselenggarakan di Sarychev Power Expo.
Peraturan adu tampar ini cukup sederhana. Peserta cukup berdiri berhadapan di depan meja yang sudah disiapkan. Kemudian, adu tampar dilaksanakan setelah wasit mempersilakan. Ingat, harus sopan. Setelah salah satu peserta menabok, mereka wajib mempersilakan peserta lainnya membalas tamparan tersebut. Pertandingan ini terus berjalan sampai salah satu diantaranya menyerah atau KO.
Uniknya, layaknya seorang atlet angkat beban, para peserta melumuri telapak tangannya dengan kapur. Untuk apa? Biar tabokannya makin hot, mungkin?
Di tahun 2019, turnamen ini dimenangkan oleh pria bertubuh besar bernama Vasily Pelmen. Rekor mencatat, kekuatan tamparan lelaki ini setara dengan ayunan benda berbobot 1 kilogram. Uniknya, sosok menyeramkan dengan kekuatan yang luar biasa ini diberi julukan yang sangat imut, yakni ‘Si Pangsit’.
Si Pangsit mengatakan, ada 2 keuntungan dalam memenangkan kontes adu tempeleng ini, uang tunai 30.000 Rubel (setara Rp6,5 juta) serta kepuasan menabok orang tanpa takut dituntut ke pengadilan.
https://www.youtube.com/embed/wifQPD5eok4
Setelah melihat kontestasi pertahana, ada yang berani ikutan turnamen ini?
(YS)
Cover: themoscowtimes.com

Reactions

1
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *