Jaga Jempol, 4 Jenis Komentar Ini Bisa Bikin Kamu Dipenjara, Lho!

Please log in or register to like posts.
News

Media sosial memiliki pengaruh yang cukup positif untuk beberapa orang. Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan media sosial, seperti mendapatkan informasi dengan cepat, mendekatkan dia yang jauh disana dan lain sebagainya. Bahkan potensi untuk berbisnis lewat media sosial cenderung lebih menjanjikan ketimbang kamu buka toko dengan segala biaya operasional lainnya.

Di sisi lain, media sosial juga bisa berpotensi merugikan jika kita nggak bijak dalam menggunakannya. Katakanlah terpancing berkomentar atau mengkritik dengan kata-kata yang nggak bijak alias kasar. Banyak fenomena-fenomena dimana orang memanfaatkan fake account sebagai tameng atau tempat bersembunyi agar bisa berkomentar jahat kepada orang lain. Padahal sepintar apapun kamu menyembunyikan identitasmu yang sebenarnya dalam media sosial, pihak berwenang dengan mudah dapat melacakmu jika kamu melanggar hukum, lho!

Pelanggaran hukum ini nggak main-main, karena dasar hukum ITE, kamu bisa dikenakan hukum pidana dan berpotensi dipenjara hingga bertahun-tahun lamanya. Ingin tahu jenis komentar yang dapat membuat pelakunya dipenjara? Yuk, simak di bawah ini!

 

Source: medium.com

Komentar hoax
Komentar hoax adalah komentar yang mengandung mengandung informasi yang nggak valid dan sengaja disebarluaskan untuk membuat resah masyarakat. Jika ketahuan, para pelaku penyebar hoax akan terancam hukum pidana maksimal 10 tahun penjara. Ini sudah tercantum pada UU no.1 Tahun 1946 Pasal 14 ayat (1) dan (2), dan Pasal 15.

 

Source: ijr.org.za

Komentar SARA
Komentar yang mengandung SARA atau komentar yang menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan tertentu dengan tujuan untuk menghina atau menimbulkan kebencian terhadap seseorang, kelompok atau golongan tertentu dapat dipenjara. Para pelakunya pun dapat dikenakan hukuman pidana maksimal 6 tahun penjara, serta denga paling banyak IDR 1 miliar. Hal ini sudah tercantum dan diatur dalam UU no.19 tahun 2016 Pasal 45A ayat (2).

 

Source: elitedaily.com

Komentar ancaman
Yang termasuk dalam komentar ancaman, yakni komentar jahat yang biasanya berisi sebuah makian yang mengancam, membahayakan serta membuat resah orang yang bersangkutan. Orang yang membuat ancaman akan mendapatkan hukuman maksimal 4 tahun penjara, serta denda sebesar IDR 750 juta. Ini sudah diatur dalam Pasal 29 UU ITE serta Pasal 45B.

 

Source: timesnownews.com

Komentar body shaming
Komentar body shaming biasanya berisi ejekan mengenai kekurangan fisik dari seseorang. Meski awalnya terlihat bercanda dan nggak serius, jika si korban merasa sakit hati dan nggak terima, komentar ini bisa dilaporkan kepada pihak berwajib, lho. Pelaku body shaming akan dijerat UU ITE dan perubahan Pasal 45 ayat (3) dan Pasal 27 ayat (3). Para pelaku akan dihukum penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal IDR 750 juta.

Itulah 4 jenis komentar yang bisa membuatmu dipenjara karena nggak menjaga jempolmu terkontrol. Dari sekarang, mulailah untuk lebih bijak dan berhati-hati saat memberikan komentar kepada orang lain di media sosial. Selain merugikan diri sendiri, komentar jahat nggak akan membuat hidupmu lebih bahagia juga, kok.

(YS/ERN)

Cover: techthisoutamerica.com

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *