Dilakukan Setiap Hari, 5 Hal Kecil Ini Bisa Membuatmu Lebih Tangguh Hadapi Bullying!

Please log in or register to like posts.
News
Hari-hari ini lingkungan pergaulan sulit terlepas dari tindakan bullying atau perundungan, mulai dari kata-kata sindiran, ‘menusuk dari belakang’, hingga kekerasan fisik. Kamu pun nggak mengerti mengapa mereka melakukan hal ini. Seperti wartawan infotainment mengejar selebritis, mereka yang nggak ada habis-habisnya mengusik kehidupanmu yang damai.
Jika kamu pernah mengalami hal seperti ini, sedih atau membenci dirimu sendiri bukanlah hal yang . Kamu perlu menyikapinya dengan beberapa hal seperti ini.
Tegas dan percaya diri dalam menghadapi semua ini
Survei mengatakan, kecenderungan orang yang melakukan tindakan bully adalah orang yang memiliki cara pandang diri yang rendah, sehingga ia berusaha untuk merendahkan orang lain agar ia merasa memiliki orang yang berada di bawah mereka. Oleh karena itu, ketegasan dan rasa percaya diri itu sangat diperlukan, bahkan saat kamu merasa sendirian dan takut. Lakukan konfrontasi dengan tegas dan kepala dingin dengan mengatakan kebenaran di hadapannya. Hal ini akan membuat mereka berpikir kalau kamu memang bukan ‘makanannya’ sehingga, mereka berhenti dengan sendirinya. Ingat, tegas bukan berarti keras. Kalau kamu membalasnya dengan kekerasan, maka kamu nggak berbeda dengan mereka.
Pelihara hubungan persahabatan dengan orang yang tepat
Sahabat yang tepat adalah obat terbaik dalam memberikan kekuatan dalam menghadapi semuanya. Mereka bisa jadi teman bicara, tempat berkeluh kesah, dan pastinya, mereka memberikan support moral agar kamu bisa kuat dalam menghadapi semua ini. Nggak cuma teman dan orangtua kamu, Tuhan pun bisa jadi sahabat terbaik, lho. Saat kamu merasa sendirian, ada Tuhan yang selalu bersama kamu.
Jangan tunjukan respons berdasarkan emosi yang meledak-ledak
Saat kesabaranmu diuji, respons selanjutnya yang kamu lakukan sangatlah penting. Menunjukan emosi yang berlebihan justru dapat memancing mereka untuk melakukan hal yang lebih ekstrem. Namun saat kamu membalasnya dengan perkataan santai, mereka akan merasa nggak tertantang untuk melakukan hal-hal selanjutnya. Setidaknya mereka akan berpikir, “Wah, nggak asyik ni orang kalo dikerjain. Flat-flat aja.”
Hindari menyendiri dan menutup diri
Meskipun kamu malu dengan tekanan bullying, jangan menyendiri dan terlalu memikirkan hal yang sebenarnya bukan salahmu ini. Justru cari orang-orang yang lebih bijak, seperti mentor spiritual kamu, orangtua, atau mungkin guru yang dapat kamu percaya untuk kamu jadikan teman curhat dan mencari solusi. Ingat, kamu berharga dan pantas untuk didengarkan. Saat kamu mengasingkan diri, justru kamu akan dihantui dengan rasa kekecewaan yang mendalam. Ini nggak sehat lho buat kesehatan mental kamu.
Temukan role model yang pernah mengalami hal yang sama
Bila kamu nggak tahu apa yang harus kamu lakukan, coba cari role model yang mengalami hal yang sama untuk memotivasi kamu (seperti nonton video-video inspiratif di YouTube Channel Superyouth.id). Hal ini akan membuatmu lebih percaya diri dan tahu apa yang sebenarnya terjadi antara kamu dan para perundung. Menemukan sosok positif yang bisa kamu jadikan teladan akan lebih membantumu dalam menghadapi persoalan dengan mereka.
Sebaik dan sekuat apapun, setiap orang pasti pernah mengalami kondisi yang sama. Namun yang terpenting adalah bagaimana kamu merespons dan bagaimana kamu akan memproses hal tersebut. Semua hal ini justru memperkuat diri di masa depan kamu. Semangat!
(YS)
Cover: techexplorist.com

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *