Image and video hosting by TinyPic

Budaya Beres-beres Sendiri di KFC, “Kan Udah Bayar, Kenapa Harus Beberes?”

Please log in or register to like posts.
News
Sudah hampir setahun, KFC Indonesia menggalang kampanye beres-beres meja sendiri setelah makan. Namun, informasi ini baru disampaikan melalui akun media sosial resmi KFC Indonesia, salah satunya akun Twitter @KFCINDONESIA pada Minggu, 13 Januari 2019 kemarin.
“Biasakan untuk membersihkan meja kamu sehabis makan, yuk! Budaya beres-beres sehabis makan, perlu dimulai dari sekarang. Biar generasi ke depan semakin peka sama kebersihan! Ayo, lestarikan budaya bersih-bersih! #budayabeberes #kfcindonesia,” cuit mereka.
Menurut General Manager KFC Indonesia, kampanye beres-beres meja sendiri ini sudah berlangsung sejak April 2018. Lanjutnya, kampanye ini merupakan lanjutan dari kampanye peduli lingkungan untuk tidak menggunakan sedotan yang masih mereka lakukan sejak 2 tahun lalu.
Namun, kampanye ini menuai kontroversi lantaran beberapa masih menganggap, pelayanan membersihkan meja seharusnya sudah ter-cover dengan service charge yang sudah mereka bayar. “Lha, ngapain bayar kalau masih harus beberes?!”
Nah, jika melihat dari sejarahnya, KFC adalah restoran yang menerapkan sistem self-service sejak restoran ini pertama kali berdiri di Kentucky, Amerika Serikat. Self-service ini maksudnya adalah, kamu sebagai pembeli harus menjemput makananmu sendiri di depan kasir dan harus membersihkan sampah dan sisa makananmu setelah kamu selesai.
Sebenarnya, ini bukan masalah kita sudah bayar biaya pelayanan atau belum, tetapi ini adalah budaya yang mengajarkan kita untuk bertanggung jawab dan peduli terhadap sampah yang kita ciptakan. Dan faktanya, membersihkan meja sendiri adalah budaya yang sangat lazim di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Inggris dan berbagai negara maju lainnya.
Nggak cuma KFC, hampir di seluruh brand restoran makanan cepat saji seperti McDonald, Burger King, Carl’s Junior dan lain sebagainya juga menerapkan sistem self-service, lho. Tapi, karena memang budaya ini masih cukup asing di Indonesia, para pelayan harus membereskan sisa-sisa makan yang sudah diciptakan pelanggan sebelumnya agar orang lain bisa duduk di meja tersebut dengan nyaman.
Menurut kamu, penting nggak sih beres-beres meja sendiri? Langsung tulis pendapatmu di kolom komentar ya!
(YS)
Cover: thejakartapost.com
Image and video hosting by TinyPic

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *