7 Tips Pintar Ini Ampuh untuk Membalas Orang yang Membully Kamu

Please log in or register to like posts.
News
Lelah terus-terusan dibully? Tenang… kamu enggak sendirian. Memang nggak mudah, tapi banyak hal-hal yang bisa menguatkan kamu saat menghadapi mereka. Ada 7 tips pintar yang bisa kamu tanamkan dalam pikiran jika ingin membalas orang-orang yang membully kamu. Disimak baik-baik, ya!
Nggak masalah kalau punya teman sedikit
Nggak masalah kamu nggak punya banyak teman. Bisa dikatakan, memiliki banyak teman juga nggak bisa menjamin kebahagiaanmu. Kebahagiaan itu bukan berasal dari seberapa banyak teman yang bisa di ajak bersenang-senang, tapi seberapa banyak waktu yang bisa kamu nikmati bersama orang terkasih. Ingat, kamu masih punya orangtua, saudara, dan sahabat dekat yang bisa menghibur kamu. Jika memang kamu nggak cocok dengan lingkunganmu saat ini, nggak ada salahnya kok untuk mencari komunitas yang lebih positif, seperti komunitas yang punya hobi sama, komunitas rohani anak muda, dan lain sebagainya.
Fokus untuk terus berprestasi
Pembalasan paling asyik untuk mereka si pembully adalah menunjukan kualitasmu lewat prestasi. Jangan pernah membalas mereka dengan cara yang mereka lakukan kepada kita. Jika melakukan hal yang sama, maka kamu menyejajarkan dirimu dengan pemikiran primitif seperti mereka. Selain itu, hal tersebut tidak akan membuat kamu puas dan akan menguras emosi dan tenagamu. Atau coba tutup sementara akses yang bisa menghubungkan kamu dengan teman menyebalkanmu itu, seperti blok nomor atau akun media sosial mereka.
Jadikan hobi sebagai pelarian
Penghilang stres paling ampuh adalah melakukan apa yang kamu suka, salah satunya melakukan hobi yang membangun. Bagaimanapun juga kamu berhak untuk bahagia. Di sisi lain, semakin sering kamu melakukan hobi ini, keahlian dan pengetahuan kamu akan semakin terasah. Siapa tahu suatu saat nanti hobimu ini bisa dilanjutkan ke jenjang profesional dan dapat menopang kehidupanmu di kemudian hari.
Curhat
Sekali lagi, kamu nggak sendirian. Cobalah menceritakan keluh kesahmu dengan orang terdekat. Selain melegakan hati dan pikiran, bercerita dengan orang yang dipercaya dapat membuatmu semakin bersyukur dengan sahabat yang kamu miliki. Jika kamu takut, bingung atau malu untuk menceritakan masalahmu dengan orang terdekat, kamu bisa Curhat via Whatsapp 08179942600 atau add Instagram kita di @superyouth.id.
Ada Tuhan yang siap mendengarkanmu
Saat merasa kesepian, kamu harus inget dan percaya kalau Tuhan selalu memperhatikan kamu setiap saat. Bukan kejam, Tuhan memang sedang membentuk karaktermu agar menjadi orang yang jauh lebih baik. Emang berat, tapi andalkan Tuhan dan terus berdoa, minta Tuhan buat menguatkan disaat kamu merasa nggak kuat. Dengan begitu kamu akan merasa tenang dan nyaman walaupun kamu berada di lingkungan orang-orang pem-bully.
Forgive and Move On
Mungkin ini hal tersulit dan membutuhkan waktu lama, tapi memaafkan adalah kunci utama untuk terbebas dari rasa stres dan depresimu. Ingat, kebahagiaan nggak bakal muncul saat kamu menyimpan dendam dalam hatimu. Walaupun nggak kelihatan, dendam akan merusak mental dan fisik kamu lho. Jadi belajarlah untuk melepaskan dendam yang ada dalam hatimu.
Cari komunitas dan lingkungan yang membangun
Jika komunitas atau lingkunganmu sekarang membuatmu semakin depresi dan tertekan, carilah komunitas dan lingkungan baru yang membangun. Berani keluar dari zona buruk itu. Lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan selama hal itu positif. Jangan batasi perkembangan dirimu dari hal-hal baik yang bisa menunjang masa depan kamu.
Itulah beberapa tips sederhana buat membalas si pembully. Tetap semangat! Nilai berharga diri kamu nggak akan pernah dinilai dari penilaian orang lain terhadap kamu. Bahkan apa yang mereka lakukan terhadapmu merupakan bagian dari cara mereka untuk menutupi rasa minder mereka. Ingat, kamu tetap berharga di mata Tuhan. Lanjutkan kehidupanmu untuk menjadi orang yang lebih baik.
(YS)
Cover: k12insight.com

Reactions

6
1
0
0
0
1
Already reacted for this post.

Reactions

6
1
1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *