6 Tanda Ini Buktikan Kamu dan Dia Nggak Cocok Jadi Pasangan

Please log in or register to like posts.
News
Dalam satu titik, mungkin ada saatnya kamu mempertanyakan, apakah kamu dan pasanganmu benar-benar ditakdirkan bersama. kalau dibilang cinta ya cinta, tapi cinta saja nggak cukup untuk menyatukan dua pribadi yang berbeda.
Sekarang, yuk coba tanyakan kepada diri sendiri apakah kamu atau dia masih bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan dari masing-masing kalian. Inilah indikator kalau kamu dan dia memang nggak cocok berpasangan.
Tidak memiliki chemistry yang berkesinambungan
Pasangan sepadan pasti bisa mengimbangi cara pikir pasangannya. Ini bisa ditunjukan dari cara ia memberikan perhatian dan saat kalian bertukar pikiran. Perbedaan memang wajar, tapi jika kamu atau dia sudah nggak bisa saling menghargai pendapat masing-masing, ini bisa jadi tanda kalau kamu memang nggak cocok dengannya.
Tidak ada rencana ke jenjang serius
Selain komitmen dengan pasangan, keseriusan apakah hubunganmu dengannya bakal berlanjut ke jenjang yang lebih serius juga harus dipikirkan, apalagi jika kalian sudah berpacaran bertahun-tahun. Ini sama saja dengan berjalan buta, tanpa tahu tujuang akhir kemana. Dia nggak perlu menjanjikan apapun, tapi setidaknya ia juga ikut memikirkan rencana masa depan kalian berdua.
Hubungan ini cuma diperjuangkan oleh satu orang
Kamu sudah berusaha untuk mempertahankan hubungan ini, tapi tidak dengan dia. Padahal sebuah hubungan nggak bakal bisa bertahan lama jika cuma salah satu dari kalian saja yang menopang. Jujur, kamu pasti lelah dengan semua ini. Tanyakan kepada dirinya, bagaimana keseriusannya dalam hubungan ini. Tapi jika kata-kata manisnya nggak dibuktikan dengan perubahan, mungkin ini saatnya kamu berpisah dengan dia.
Nggak bisa menerima kekurangannya
Jika sifat baiknya nggak pernah cukup untuk membuatmu menoleransi kekurangannya, ini adalah tanda kalau kamu nggak cocok dengannya. Jika hubungan ini terus dipaksakan, lambat laun pasti akan menimbulkan konflik yang nggak berarti. Daripada akhirnya kalian jadi saling benci, akhirilah hubungan ini.
Tidak saling peduli satu sama lain
Coba tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu atau dirinya ingin mencoba masuk ke dalam dunia masing-masing seperti keluarga atau sahabat-sahabat kalian? Jika tidak, barang kali kamu atau dia menganggap kalau hubungan ini cuma selingan dan pengisi ‘jadwal kosong’ dalam hidup kalian. Jika serius, seorang pasangan pasti akan mencoba untuk melebur dengan orang-orang terdekat pasangannya. Jika salah satu dari kalian masih egois dan hanya peduli dengan diri kalian masing-masing, kalian bukanlah pasangan yang cocok.
Suka lari dari masalah dan memiliki cara komunikasi yang nggak cocok
Setiap persoalan pasti ada solusinya. Apakah kalian bersama-sama mencari solusi atau mencari siapa yang salah siapa yang benar? Kalau kalian nggak memiliki cara komunikasi yang dimengerti oleh masing-masing kalian, maka kalian akan sulit menemukan titik temu dalam sebuah masalah. Bahkan akan lebih mengerikan jika salah satu dari kalian lebih memilih untuk lari dari masalah tersebut dan nggak ada itikad untuk menyelesaikannya bersama. Lebih baik berpisahlah dengannya dan saling membenahi diri terlebih dahulu.
Awalnya memang sakit, tapi terkadang perpisahan dapat membuat kalian saling mengintrospeksi diri. Mungkin kedepannya kalian bisa menemukan pasangan yang benar-benar sepadan untuk masing-masing dari kalian. Dan nggak menutup kemungkinan juga jika proses mendewasakan kalian dan akhirnya memang kalian dapat bersatu kembali. Semangat!
(YS)
Cover: independent.ie

Reactions

10
1
1
0
1
0
Already reacted for this post.

Reactions

10
1
1
1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *