Image and video hosting by TinyPic

5 Kebiasaan yang Nggak Baik Saat Kamu Kecanduan Bermain Media Sosial

Please log in or register to like posts.
News
Superyouth, percaya nggak sih kalau segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik? Hal ini juga berlaku dalam hal bermain media sosial, lho. Dan kalau kamu mulai melakukan ini terus-menerus, maka perilaku kamu akan berubah menjadi sebuah kebiasaan yang nggak baik.
Apa saja sih kebiasaan buruk kalau kamu kecanduan media sosial?
Nggak fokus
Tersandung saat berjalan, menabrak pintu, hampir tertabrak kendaraan, ini semua bahaya, guys! Saat kamu sudah terlalu fokus pada media sosial, dijamin kamu bakalan gagal fokus sama yang lain. Sudah jelas ini kebiasaan yang nggak baik. Oia, satu lagi yang menjadi masalah adalah kamu jadi nggak fokus saat temanmu lagi curhat. Bukannya membantu mendengarkan masalahnya, kamu justru asyik dengan dunia sendiri.
Lupa waktu
Kecanduan media sosial bisa membuat kamu jadi lupa waktu. Mulai dari terlalu asyik melihat feed orang lain di instagram, membaca komentar-komentar orang di setiap unggahan foto, bahkan berpikir dengan ekstra keras untuk caption di unggahan foto terbaru kamu. Ini semua bisa bikin kamu lupa kalau kamu lagi ada janji sama orang lain. Bahkan lupa kalau kamu sedang berada di rumah dan ada keluarga yang ingin menghabiskan waktunya juga bersama kamu. Duh!
Lupa bersyukur dan berdoa
Hayo, ngaku! Siapa dari kamu yang jadi lupa berdoa karena asyik bermain media sosial? Kamu yang biasanya berdoa sebelum tidur malah bablas tidur sampai pagi. Pagi-pagi yang pertama kali kamu cek adalah komen dan likes dari unggahan terbaru kamu semalam. Kayaknya buat kamu itu lebih penting dari semuanya. Hmm… Tapi masa sampai lupa bersyukur sih kalau kamu sudah bangun pagi ini?
Suka membandingkan kehidupan
Rasanya hidup orang lain lebih baik dari hidup kamu. Rasanya hidup orang lain lebih asyik daripada hidup kamu. Kamu melihat mereka hanya sebatas pemandangan indah di dalam feed instagram dan story mereka. Please, ini bahaya buat hidup kamu. Kalau kamu terlalu sering membandingkan, kamu nggak akan bisa melihat ke depan nantinya. Kamu hanya melihat sudut pandang orang lain dan perlahan-lahan nggak peduli sama hidup kamu. Kamu bahkan bisa memaksa orangtua kamu agar bisa memiliki standar hidup seperti orang lain. Wew!
Nggak jadi diri sendiri
Kamu perlahan mulai terbiasa untuk menjadi orang lain atau yang biasa kamu sebut fake. Semuanya serba fake! Mulai dari senyum kamu, teman-teman yang ada di unggahan kamu, kondisi keuangan kamu. Semuanya terlihat sempurna padahan kamu merasa kesepian karena hal-hal yang nggak riil ini. Buat apa? Ingat, salah satu kunci untuk menjalani hidup dengan bahagia adalah mencintai diri sendiri. Love yourself first!
Dari lima poin di atas, poin yang mana nih yang sudah mulai kamu rasakan?
(ERN)
Cover: northumberlandgazette.co.uk
Image and video hosting by TinyPic

Reactions

2
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

2

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *