Biar Nggak Fake dan Menyakitkan, Ini Cara Memuji Orang yang Tepat

Please log in or register to like posts.
News
Nggak bisa dipungkiri, setiap orang pasti membutuhkan apresiasi untuk setiap yang ia kerjakan. Pasti menyenangkan dong kalau dipuji dan dihargai orang lain. Nah, masalahnya setiap orang memiliki cara apresiasi yang berbeda. Bahkan, saat kita bermaksud tulus untuk berterima kasih, eh malah dipandang sarkasme dan akhirnya malah menyakiti hati orang lain. Jadi, supaya nggak salah lagi, simak deh cara yang tepat untuk memuji orang.
Source: Soompi
Puji karena tulus, bukan basa-basi
Sebuah pujian dari hati pasti bakal sampai ke hati juga. Jangan suka menebar pujian ‘hampa’ atau basa-basi yang hanya terlihat fake atau palsu. Jangan sampai orang yang kamu puji malah muak dengan pujian kosong yang terkesan hanya ingin menyenangkan dirimu saja.

 

Source: Dramabeans
Hindari pujian dengan kesan sarkasme
Biasanya yang model begini emang maksudnya bercanda, seperti “Wah, cantik banget nih, biasanya ancur.” Nah, nggak semua orang bisa diajak bercanda seperti ini. Untuk mereka yang menganggap penampilan adalah hal yang sensitif menurutnya, hal ini bisa saja membuatnya sedih atau bahkan marah karena menyinggung perasaannya. Tentu hal ini berbeda dengan orang yang sudah dekat dan dapat menerima candaan seperti ini.

 

Source: thefangirlverdict.com
Perhatikan orang yang ingin kamu puji
Ada beberapa orang yang memang kurang mengapresiasi dirinya sendiri. Ada yang dipengaruhi karena kurang dipuji oleh lingkungannya, ada juga karena terlalu banyak dipuji oleh orang lain. Akibatnya, mereka bisa menjadi orang yang skeptis terhadap pujian atau terlalu terlena dengan pujian. Tentu, pujian yang diucapkan kepada orang-orang tersebut berbeda karena mereka yang skeptis lebih perasa beda dengan orang cuek yang tidak terlalu memikirkan omongan orang lain. Bukan hanya kedua sifat tersebut, perhatikan juga sifat lainnya bila kamu ingin memuji orang lain ya.
Source: Dramabeans
Jangan berlebihan dalam memuji
Kalimat berbunga-bunga dan puitis emang terkesan romantis, jika dipakai dengan tepat. Kalau gue dipuji “tampan bagaikan bunga yang bermekaran di dataran Surga”, kok rasanya agak eneg ya. Yep, semua harus dalam porsinya kalau memang pujian kamu tulus terhadap orang tersebut.
Nah, itulah beberapa cara memuji orang lain yang tidak membuat orang lain justru down dengan pujianmu. Kendati demikian, kebiasaan mengapresiasi orang lain adalah hal yang sangat penting. Jadi, jangan lupa memuji orang lain hari ini ya!
(YS)
Cover: Dramabeans

Reactions

0
2
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

2

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *