Buat Korean Lovers, Ini Fakta Unik Tentang Bahasa Korea!

Please log in or register to like posts.
News
Dunia saat ini sedang ramai banget dengan semua yang berbau Korea. Nyatanya, Korean wave ini sudah mewabah sejak tahun 1990-an lho, gengs. Dimulai dari drakor (drama korea) atau TV show, skincare, gaya no-make up make up, musik K-pop idol yang menciptakan fandom ‘fanatik’, hingga operasi plastik.
Saking cintanya dengan budaya Korea, nggak sedikit orang yang mengikuti hallyu -istilah gelombang tersebarnya Korean pop culture secara global- memilih untuk mempelajari cara berkomunikasi orang Korea, khususnya di bidang bahasa. Gampangnya, pasti kamu pernah liat teman-temanmu menggunakan kata “annyeong” sebagai pengganti “halo” saat baru datang di tempat nongkrong kamu, kan? Atau jangan-jangan, kamu lagi yang melakukan hal itu, hahaha.
Tapi, kamu sudah tahu belum ada fakta-fakta unik seputar bahasa Korea? Ini dia fakta-faktanya.
Source: Koreanesia
Bahasa Korea baru memiliki alfabet di abad ke-15
Dalam sejarah, Hangul (alfabet bahasa Korea) pertama kali dikembangkan oleh Sejong The Great, raja Korea pada abad ke-15. Sebelumnya, mereka menggunakan alfabet Hanmun atau bahasa literatur klasik Cina. Bahasa literatur klasik Cina ini juga sebelumnya digunakan oleh negara Jepang dan Vietnam sebelum mereka juga memilih untuk membuat alfabet-nya sendiri.
Source: Hellokpop
Bahasa Korea Selatan dan Korea Utara beda lho!
Meskipun berasal dari bahasa yang sama, ternyata bahasa Korea Selatan dan Korea Utara berbeda. Di Korea Selatan, mereka memiliki banyak kata serapan yang berasal dari bahasa Inggris dan Cina. Sedangkan untuk Korea Utara, mereka memilih untuk tidak menggunakan bahasa serapan dan menjaga bahasanya terbebas dari pengaruh bahasa lain. Contohnya, di Korea Selatan mereka menggunakan 아이스크림 (aiseu keulim) untuk menyebutkan ice cream dalam bahasa Inggris. Dilansir dari pri.org, sebutan es krim dalam Hangul Korea Utara adalah 아울음봀옹에에 (aureum-bolsong-ee) yang diartikan secara harafiah sebagai ice frosting dalam bahasa Inggris.
Source: kholic.id
Bahasa Korea adalah ‘language isolate’
Meskipun awalnya menggunakan alfabet literatur klasik Cina, bahasa Korea ini diklasifikasikan sebagai language isolate. Language isolate adalah sebutan untuk bahasa yang tidak diketahui memiliki hubungan sejarah atau linguistik dengan bahasa manapun. Dilansil dari asiasociety.org, banyak teori yang mencanangkan mengenai asal usul Hangul terbentuk, termasuk hubungannya dengan Altaic. Namun, teori tersebut telah dipatahkan karena sumber historis-nya yang belum jelas.
Source: berita.baca.co.id
Kata yang menunjukan tunggal dan jamak tidak selalu berbeda
Dalam bahasa Inggris, jika ingin menunjukan kalau benda tersebut berbentuk jamak, maka akhirannya akan diberikan imbuhan ‘s’ atau’es’, seperti ‘one apple’-‘seven apples’. Tapi, hal ini nggak selalu berlaku buat bahasa Korea lho, Superyouth. Dalam bahasa Korea, untuk mengindikasikan subjeknya tunggal atau jamak, mereka menggunakan konteks dalam kalimat.
Source: allkpop.com
Kata kerja ditempatkan di akhir kalimat
Kalau dalam Bahasa Indonesia, struktur kalimat yang digunakan sebagai acuan dasar adalah subjek-predikat(kata kerja)-obyek. Sedangkan untuk bahasa Korea, acuan struktur kalimat berbentuk subyek-obyek-predikat(kata kerja). Bahkan, di dalam percakapan sehari-hari, orang Korea akan menghilangkan subyek dan obyek dalam kalimat mereka jika lawan bicara mereka sudah mengetahui konteks perbincangan yang dimaksud.
Source: KoreanIndo
Ada tingkat kesopanan dalam bahasa Korea
Seperti bahasa Jawa, hubunganmu dengan orang yang kamu ajak komunikasi menjadi penting dalam tata bahasa Korea. Mereka menggunakan sistem Honorifics atau menunjukan respect kepada subjek atau objek yang sedang menjadi topik pembicaraan dengan menambahkan akhiran kata benda atau kata kerja khusus. Selain itu, ada sekitar 7 speech levels yang berbeda. Tiap tingkatan punya akhiran kata kerja unik yang digunakan untuk mengindikasikan tingkat formalitas dari situasi atau lawan bicara.

Penulisan bahasa Korea berdasarkan alfabet, nggak cuma tulisan gambar
Meskipun tulisan bahasa Korea hampir serupa dengan karakter bahasa Jepang dan Cina, Hangul bukan termasuk ideogram. Hangul adalah gabungan dari vokal dan huruf yang berbentuk suku kata.
Nah, itulah beberapa fakta unik mengenai bahasa Korea. Selamat belajar, Superyouth!
(YS)
Cover: twitter.com

Reactions

5
3
0
0
0
1
Already reacted for this post.

Reactions

5
3
1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *