Menginspirasi, Ini Cerita Di Balik Kemenangan Atlet Asian Games Esport Clash Royale Indonesia

Please log in or register to like posts.
News
Superyouth, sudah baca kan artikel mengenai perolehan medali emas pertama Indonesia untuk cabang olahraga Esport permainan Clash Royale? Iya, Ridel Yesaya Sumarandak yang mencetak sejarah itu lho, gengs. Di balik kemenangannya yang membanggakan, ternyata ada cerita yang sangat inspiratif pada menit-menit di jeda pertandingan pertama dan kedua antara dirinya dengan atlet Cina, Lciop.
Cerita itu bukan dari dirinya, namun dari seorang supporter yang tergerak hatinya untuk memberikan semangat kepada Ridel, setelah kalah dari top player Cina di set game pertama. Dia adalah Richard Permana, seorang team official Asian Games 2018, CEO Esport Team NXL dan founder Indonesia Esport Association (IeSPA).
Dalam perebutan medali emas Asian Games Clash Royale yang lalu, Ridel hanya butuh satu kali menang dari dua kali pertandingan Best of 5. Pada set pertama, Ridel kalah telak dengan skor 0-3.
Richard yang datang terlambat dalam venue pertandingan Esport tersebut, mendengar beberapa teriakan penonton yang justru mengatakan, “Udah lemes. Kalah mental ini, mah. Udah drop mentalnya, nggak kuat kayaknya mentalnya.” Kalimat serupa diucapkan oleh penonton Indonesia, berulang-ulang.
Mendengar perkataan tersebut, Richard tergerak hatinya untuk naik panggung, ingin memberikan semangat secara langsung untuk Ridel. “Saya cuma butuh 1 menit buat ngomong sama dia. Bisakah kamu membawa saya kesana,” katanya sedikit memaksa.
Secara teknis, Richard memang tidak diperbolehkan naik ke atas panggung karena ia bukan bagian dari coach team resmi Ridel. Tetapi, setelah meminta bantuan dari panitia dan coach team Ridel, akhirnya ia bisa bertemu langsung dengan Ridel di panggung bagian kanan.

 

😭😭😭Sumber ig @nxlfrgdibtj

Dikirim oleh Irham Purnama pada Kamis, 30 Agustus 2018

Wajahnya pucat, lemas, tertunduk lesu dan patah semangat. “Aku tidak tahu siapa dia. Aku tidak tahu dia anaknya siapa. Aku tidak tahu dia berasal dari mana. Aku tidak tahu dia beragama apa,” jelas @nxlfrgdibtj, akun Instagram Richard dalam instastory miliknya.
“Kamu nggak kenal aku, aku cuma mau bilang, dari puluhan juta gamers di Indonesia, kamu yang ada di panggung ini. Cuma kamu yang ada di panggung ini,” kata Richard menyemangati Ridel.
“Coba kamu liat Garuda dan bendera Merah Putih di dada kamu,” katanya sambil menunjuk lambang negara di seragam bertanding Ridel.
“Mereka nggak kenal kamu siapa, tapi setelah ini semua akan kenal kamu. Yang barusan itu bukan kalah, kamu lagi belajar. Setelah ini belajarnya udah selesai, kamu hajar dia, kamu bantai dia 3-0,” kata dia sambil menepuk-nepuk pipi Ridel.
Setelah itu, Richard pun turun dan menonton pertandingan seperti audience lainnya. Dan cerita selanjutnya adalah catatan sejarah yang indah untuk Indonesia.
Dari cerita ini, kita bisa belajar satu hal, guys. Perkataan yang lembut dapat memberikan semangat. Tetapi, dengan lidah yang sama, kita juga bisa mematahkan semangat dan menghancurkan kesempatan orang lain lho, Superyouth. Kalau tidak ada orang seperti Richard yang hadir untuk Ridel, mungkin medali emas untuk Indonesia di cabang olahraga Esport hanya utopia yang belum dapat diraih. Yuk, jadi teman yang mempergunakan lidahmu untuk saling menyemangati!
(YS)
Cover: Tribunnews.com

Reactions

11
11
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

11
11

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *